Who am I
Assalamualaikum, saya Oktaf brillian
kharisma ialah Dosen Biasa di jurusan Teknik Elektro Fakultas Sains dan
Teknologi UIN Sultan Syarif Kasim riau. Blog ini merupakan sarana untuk
menyampaikan pesan yang telah atau pernah saya alami. Saya mencoba
mendokumentasikannya dalam bentuk tulisan, daripada hanya
melayang-layang dalam benak atau keluar dalam bentuk lisan yang akhirnya
menguap dalam ruang-ruang hampa.
Saya merupakan perantau dari JAWA TIMUR,
berasal dari kota kecil yaitu Ponorogo. dalam perantauannya ini saya
tidak pernah merencanakan sebelumnya, semua hanya kebetulan saja dan
tidak dinyana-nyana. menjadi seorang dosen-pun mungkin hanya dibilang
kebetulan saja dan kalau di ceritakan mungkin akan sedikit panjang
(perlu duduk bareng dengan bertemankan secangkir kopi dan Djarum black)
Bagi banyak orang, menunjukkan eksitensi dirinya merupakan hal yang
penting. Harus tampil. Harus mendapat acungan jempol. Harus diperhatikan
atasan. Kalau di media sosial, harus mendapat banyak “like” atau
acungan jempol.
Tetapi bagi saya, approval dari banyak orang itu tidak penting. Saya cenderung tidak suka spotlight. Lebih baik tidak dikenali. Alhamdulillah ini sudah mulai berjalan dengan baik. hi hi hi. Banyak orang yang tidak tahu siapa saya. Padahal saya adalah adalah easy man tidak sekaku tampilannya (barangkali seperti itu).
Belajar untuk tidak egois. Nah itu dia. Belajar untuk mengendalikan diri sendiri merupakan hal yang sulit. Apalagi jika Anda dihina atau dibully oleh orang yang tidak tahu apa-apa. Panas. Emang ente itu siapa? hi hi hi. Ketika masih muda mungkin demikian jawaban saya. Kalau sekarang, tersenyum saja.
Kesabaran ini yang saya pelajari dari para guru (yang sudah pada sepuh dan memiliki kesabaran yang luar biasa). Saya bukan apa-apa dibandingkan mereka jika diukur dari tingkat kesabarannya.
hiding …
Tetapi bagi saya, approval dari banyak orang itu tidak penting. Saya cenderung tidak suka spotlight. Lebih baik tidak dikenali. Alhamdulillah ini sudah mulai berjalan dengan baik. hi hi hi. Banyak orang yang tidak tahu siapa saya. Padahal saya adalah adalah easy man tidak sekaku tampilannya (barangkali seperti itu).
Belajar untuk tidak egois. Nah itu dia. Belajar untuk mengendalikan diri sendiri merupakan hal yang sulit. Apalagi jika Anda dihina atau dibully oleh orang yang tidak tahu apa-apa. Panas. Emang ente itu siapa? hi hi hi. Ketika masih muda mungkin demikian jawaban saya. Kalau sekarang, tersenyum saja.
Kesabaran ini yang saya pelajari dari para guru (yang sudah pada sepuh dan memiliki kesabaran yang luar biasa). Saya bukan apa-apa dibandingkan mereka jika diukur dari tingkat kesabarannya.
hiding …
note: Ada beberapa kalimat yang saya sadur dari dosen saya dulu karena memiliki perangai yang hampir sama.
Comments
Post a Comment