Energi Gelap dan Nasib Alam Semesta
Dalam kosmologi, energi gelap (dark energy) adalah sesuatu bentuk hipotesis mengenai adanya energi yang mengisi seluruh ruang dan memiliki tekanan negatif yang kuat. Menurut teori relativitas umum, tekanan negatif ini bekerja melawan grafitasi. Efek inilah yang sekarang paling sering dipakai untuk menjelaskan pengembangan alam semesta yang dipercepat. dan juga adanya bagian besar dari massa yang hilang dialam semesta. Dua bentuk energi gelap yang usulkan adalah: Konstanta kosmologi, yaitu bentuk energi yang kerapatanya tetap dan secara homogen mengisi ruang. quintessence, suatu medan dinamis yang kepadatan energinya dapat berubah dalam ruang dan waktu. Membedakan kedua bentuk ini memerlukan pengukuran berketelitian tinggi atas pengembangan alam semesta, untuk dapat mengetahui bagaimana kecepatan pengembangan berubah terhadap waktu. Energi gelap atau dark energy mengisi 70% ruang dialam semesta dan dengan demikian ia “memegang” nasib dari alam semesta, begitu yang...