Mengukur Luas Alam Semesta
Alam semesta sangatlah luas. Namun, para
ilmuwan yang ingin tahu seberapa jauh benda-benda tersebut satu sama
lain ,sering terkendala dengan satuan jarak yang bisa dipakai.
Di permukaan bumi kita bisa memakai satuan meter atau kilometer (atau beberapa negara menggunakan satuan mil). Tapi, apakah diluar angkasa satuan-satuan ini dapat dipakai? Bisa, hanya saja tidak akan praktis. Misalnya, jarak rata-rata matahari dan bumi itu 150.000.000 km. Belum lagi bintang-bintang dan benda langit yang beribu kali lebih jauh dari matahari. Apabila kita memakai satuan kilometer, akan muncul angka nol yang sangat banyak sekali.
Karena itu, para astronom menggunakan tiga satuan yang umum dipakai yaitu AU (Astronomical Unit)/SA (Satuan Astronomi), Tahun Cahaya/Light Years, dan Parsec (PAralax per second).
Di permukaan bumi kita bisa memakai satuan meter atau kilometer (atau beberapa negara menggunakan satuan mil). Tapi, apakah diluar angkasa satuan-satuan ini dapat dipakai? Bisa, hanya saja tidak akan praktis. Misalnya, jarak rata-rata matahari dan bumi itu 150.000.000 km. Belum lagi bintang-bintang dan benda langit yang beribu kali lebih jauh dari matahari. Apabila kita memakai satuan kilometer, akan muncul angka nol yang sangat banyak sekali.
Karena itu, para astronom menggunakan tiga satuan yang umum dipakai yaitu AU (Astronomical Unit)/SA (Satuan Astronomi), Tahun Cahaya/Light Years, dan Parsec (PAralax per second).
Satuan Astronomi/Astronomical Unit
Jarak bumi-matahari adalah 149.600.00 km
(dibulatkan menjadi 150 juta km). Jarak inilah yang menjadi acuan
Satuan Astronomi atau Astronomical Unit. Jadi 1 SA sama dengan
149.600.000 km atau untuk mudahnya 150 juta km. Namun, biasanya satuan
SA digunakan untuk mengukur jarak objek yang masih ada area Tata Surya
kita, seperti pluto yang berjarak 32 SA.
Tahun Cahaya/Light Years
Apabila sebuah objek langit diluar tata surya kita, maka kita bisa menggunakan Light Years
atau Tahun Cahaya. SAtuan Tahun Cahaya diambil berdasarkan jarak yang
ditempuh cahaya dalam waktu satu tahun atau tepatnya 9.454.254.955.488
km (Seringkali 1 tahun cahaya sama dengan 9.460.800.000.000 km apabila
kecepatan cahaya yang dipakai 300.000km/detik). Satuan ini paling banyak
dipakai karena cahaya merupakan sesuatu yang tercepat sampai saat ini.
Selain itu satuan ini fleksibel karena angka yang keluar biasanya tidak
begitu banyak.
Parallax per second (Parsec)
Namun, Jika digit angka yang mencapai
miliaran dirasakan masih terlalu banyak, maka kita bisa menggunakan satu
unit lagi yaitu Parsec alias Parallax per second. Satu Parsec
sama dengan 3,26 Tahun Cahaya. Parsec sendiri bisa dikonversikan menjadi
empat jenis yaitu Parsec (Pc), KiloParsec (KPc), MegaParsec(MPc), dan
yang paling besar GigaParsec(GPc). KPc sendiri sama dengan 1×103, MPc sama dengan 1×106, GPc sama dengan 1×109.
Untuk penambahan belaka, konstanta SA
yang dipakai dalam artikel ini adalah SA : 149.600.000 km atau
150.000.000 km. Kecepatan Cahaya; 299.792,456 km/detik atau 300.000
km/detik (Untuk perhitungan menjadi tahun cahaya, kalikan dengan
31.536.000 detik (apabila 1 tahun 365 hari).
Comments
Post a Comment